Tunjukkan Sobat Bumi Dalam Menghemat Energi dan Menjaga Lingkungan


Hai sobat bloger kali ini Saya berkesempatan mengulas tentang tindakan nyata sobat bumi dalam menghemat energi dan menjaga lingkungan.lOve__peaCe__EARTH_by_ana_ANAND

Bumi adalah permata biru di galaksi Bima Sakti Rumah kita satu-satunya. Rumah yang telah memberi kehidupan bagi kita dan miliaran makhluk hidup lain didalamnya. Rumah sangat indah…

Saat ini, rumah kita satu-satunya, yaitu planet bumi sedang mengalami kerusakan yang sangat mengkhawatirkan. Suhu rata-rata planet bumi semakin panas, bencana alam dan pola-pola cuaca semakin tidak terkendali, epidemi-epidemi baru yang sulit untuk disembuhkan terus bermunculan, ketersediaan air bersih di masa depan terancam, perusakan hutan semakin tidak terkendali, krisis pangan global mulai mengancam, dan masih banyak tanda-tanda kerusakan alam yang sedang terjadi di sekitar kita namun kita kurang peduli terhadap lingkungan sekitar kita.

Bicara soal lingkungan, pasti yang paling sering sobat bumi dengar kebanyakan cerita hutan yang rusak, flora dan fauna terancam punah, bahkan dibunuh, sampai Indonesia yang masuk peringkat tinggi dunia penghasil emisi karbon dari kebakaran dan penebangan hutan. Fakta pilu itu pun semakin mencoreng dengan adanya data yang menyebutkan bahwa laju kehilangan dan kerusakan hutan tahun 1990-2000 di Indonesia setara dengan 364 lapangan bola per jam.

Dalam konteks perubahan iklim, hutan seperti pisau bermata dua. Bila dikelola dengan baik maka ia mampu memaksimalkan fungsinya untuk menyerap dan menyimpan karbon. Sementara, bila tidak dikelola dengan baik, beralih fungsi menjadi lahan non hutan dan lalu dirusak, maka hutan akan menjadi sumber emisi yang besar.

Hutan menutupi antara 86 – 93 juta hektar, atau hampir setengah total wilayah darat Indonesia. Menurut data terakhir Kementerian Kehutanan, Indonesia kehilangan 1,18 juta hektar hutan setiap tahunnya. Deforestasi dan alih fungsi hutan, termasuk lahan gambut, menghasilkan sekitar 60 persen total emisi Indonesia selama melakukan kegiatan yang tidak diketahui sobat bumi.

Satu hal yang perlu kita ingat juga mengenai energi, listrik telah menjadi kebutuhan sehari-hari kita. Ia tidak terpisahkan dari masyarakat kota-kota besar dengan tingkat konsumsi yang sangat tinggi. Lihat saja berderet aktivitas ini: menyalakan lampu di saat gelap, mendinginkan ruangan dengan kipas angin ataupun AC, memasak nasi dengan rice cooker, menyalakan TV sebagai sarana hiburan dan informasi, mengisi batere telepon seluler sebagai sarana komunikasi. Semua membutuhkan listrik!

Namun, sebagian besar listrik yang kita nikmati sehari-hari berasal dari pembangkit listrik berbahan bakar energi fosil seperti bahan bakar minyak (BBM) seperti pertamina dan batubara yang tergolong jenis energi yang tidak terbarukan dalam waktu cepat. Semakin besar konsumsi energi ini, maka akan semakin cepat habis cadangannya di dalam perut bumi.

Selain masalah terbatasnya persediaan, setiap tahapan dalam proses energi fosil mulai dari pemanfaatan hingga limbah akhir pembakarannya menghasilkan polusi dan emisi yang berbahaya bagi manusia dan juga kerusakan lingkungan. Lebih jauh lagi, emisi yang dihasilkan berkontribusi pada peningkatan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer yang berdampak pada pemanasan global dan terjadinya perubahan iklim.

Kemudian bermunculanlah program penanaman pohon dimana-mana. Lalu apakah ini akan cukup mengembalikan hutan Indonesia ke kondisi awal? Apakah hutan kita cukup jadi pemasok oksigen warga negaranya? Apakah emisi yang sudah terlanjur lepas bisa diserap lagi? Sama sekali tidak. Kegiatan menanam kembali tidak bergerak secepat kegiatan kita berkontribusi merusak hutan dari penggunaan produk-produk hasil hutan, atau selama kita belum mau mengurangi emisi.Beautiful_blue_earth_by_oh_pear

APA SOLUSINYA?

Melalui tulisan singkat ini, Saya ingin memperkenalkan sebuah pola hidup mulia yang dapat sobat bumi mulai dari hari ini, saat ini juga bila sobat bumi sungguh  menginginkannya. Pola hidup yang menghemat sumber daya planet ini secara signifikan, pola hidup yang lebih menjamin pemerataan sumber daya alam, pola hidup yang merupakan solusi terefektif yang bisa dilakukan oleh setiap individu untuk mengerem pemanasan global. Bahkan pola hidup ini memberikan manfaat kesehatan dan kebahagiaan yang sangat besar bagi sobat dan keluarga dalam jangka panjang.

Pola hidup itu adalah pola hidup Vegetarian ( Vegan ). Bagaimana mungkin? Ya, Saya sangat mengerti bahwa  fakta yang sangat berharga ini tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Karena itulah Saya menulis ini agar sobat dapat memahaminya. Saya akan memberikan fakta-fakta  yang merupakan hasil penelitian dari ilmuwan, peneliti, hingga organisasi internasional terkemuka di dunia yang akan memberikan pencerahan kepada sobat tentang manfaat besar dari pola akan vegetarian, bagi pribadi maupun bagi dunia secara keseluruhan. Melalui tulisan yang saya buat ini sobat bumi akan mengerti bagaimana pola hidup vegetarian dapat menjadi solusi dari banyak masalah lingkungan dan sosial yang sedang kita hadapi saat ini.

Berikut langkah praktis untuk berkontribusi dalam menekan tingkat emisi:

1. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi mungkin bukan perkara mudah bagi sebagian besar orang, terutama masyarakat di kota-kota besar. Selain perasaan gengsi, tidak adanya kendaraan umum yang memadai adalah beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan kendaraan pribadi. Namun jika harus mengendarai kendaraan pribadi pastikan bahwa kendaraan tersebut hemat BBM. Selain itu, kurangi penggunaan kendaraan pribadi untuk jarak dekat. Alternatif kendaraan untuk jarak dekat diantaranya adalah jalan kaki atau bersepeda.

2. Mengurangi sampah rumah tangga dan industri.

Sampah yang semakin banyak dan tidak didaur ulang memiliki kandungan metan yang tinggi yang mampu melepas banyak karbon di atmosfer. Mulailah berkreasi untuk mendaur ulang sampah menjadi barang-barang yang bermanfaat.

3. Menerapkan budaya hemat energi.

Langkah sederhana yang dapat diterapkan adalah dengan mengurangi penggunaan lampu atau peralatan elektronik lainnya yang tidak diperlukan.

4. Menjaga kelestarian hutan dengan mengurangi penggunaan kertas.

Konsumsi kertas dapat diminimalkan dengan memakai atau mencetak kertas bolak-balik, menggunakan dokumen elektronik atau memanfaatkan fasilitas email.

Awal yang baik  dan berakhir yang baik, semua berawal dari kita. Itu motto dari Saya. Singkat tulisan saya berjudul tunjukkan kepedulian terhadap sobat bumi dalam menghemat energi dan menjaga lingkungan.

PT Pertamina (persero) melalui kontes blog “Sobat Bumi” mengajak kamu  untuk lebih peduli bumi dan mencintai bangsa ini dengan memahami pentingnya energi bagi kehidupan saat ini maupun masa depan. Mari tuangkan idemu mengenai energi alternatif sebagai pengganti energi yang sudah ada atau tindakan nyatamu dalam langkah penghematan energi kedalam tulisan dalam blogmu. Buruan ikut sobat bloger.

Yuk Ikutan BlogContest Pertamina

Yuk Ikutan BlogContest Pertamina