Langkah Awal Pentingnya Mempersiapkan Dana Pensiun Sejak Muda

Apa kabar kolega bloger. Judul artikel “Langkah awal pentingnya mempersiapkan dana pensiun sejak muda” yang Saya berikan ini begitu banyak makna untuk mempersiapkan dana pensiun sejak Anda mulai berkarir nanti. Sebenarnya tidak ada istilah terlalu cepat untuk mulai merencanakan keuangan masa tua Anda. Sebab, kebutuhan tak akan terhenti meskipun Anda tak lagi produktif bekerja. Cukup Anda bayangkan apa jadinya jika kesadaran untuk mulai persiapan dana pensiun tumbuh saat mendekat usia tua, yaitu sekitar usia 55-60 tahun. Tentu tidak cukup memenuhi kebutuhan hingga diusia harapan hidup Anda sekitar usia 75-85 tahun. Sementara dana pensiun yang diberikan perusahaan tempat Anda bekerja pun tentu tidak sebanyak ketika Anda bekerja dulu. Mau tak mau Anda menekan gaya hidup untuk berhemat.

Tetapi betapa banyaknya di masyarakat kita mencari solusi jalan pintas yang salah, pada sudut pandang umumnya beranggapan dengan menjadinya Pegawai Negeri maka dijamin akan memiliki masa depan yang cerah, khususnya masa tua karena semua Pegawai Negeri mendapatkan dana pensiun yang dibayarkan setiap bulannya. Lebih singkat Saya menjelaskan, ada tiga tahapan penting dalam perjalanan karier seseorang.

  • Pertama adalah tahapan karier fantasi untuk anak usia 0-12 tahun. Di usia ini, cita-cita anak cenderung berubah-ubah, sesuai situasi, kondisi, berdasarkan interaksi dan apa yang dia lihat.
  • Kedua adalah tahap perencanaan karier tentatif yang terjadi di kisaran usia 12-18 tahun. Di tahap ini pada umumnya seseorang sudah mulai memilah-milah profesi. “Misalnya Anda ingin menjadi pegawai kantor, tetapi kemudian mempertimbangkan risiko pekerjaan tersebut. Setelah mempertimbangkannya, Anda ganti memilih profesi lain”.
  • Ketiga adalah tahap karir realistis. Di usia 18 tahun, tepatnya pada semester awal kuliah, setiap mahasiswa harus memasuki tahapan karir realistis. Idealnya mereka tidak lagi memilah-milah, tapi sudah memilih profesi yang sesuai minat dan didukung kompetensi.

 

Jika pilihan Anda adalah menjadi karyawan di sebuah perusahaan, maka mahasiswa perlu memiliki perencanaan karier jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Misalnya:

  1. Perencanaan karir jangka pendek (0-2 tahun) harus ada target menguasai/ memahami ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki atau didalami.
  2. Jangka menengah (2-5 tahun) targetnya adalah mengasah kemampuan yang dimiliki.
  3. Jangka panjang (5 tahun ke atas) targetnya adalah memiliki keahlian dan pengalaman di bidang tersebut.

Sebaliknya, jika ingin menjadi pebisnis atau berwirausaha, berikut yang mesti dipersiapkan:

  1. Sejak awal kuliah, kita harus belajar belajar bagaimana membuat perencanaan bisnis (business plan) yang baik.
  2. Harus banyak bergaul dan berinterakasi dengan orang-orang di dunia usaha. Tujuannya supaya bisa masuk ke lingkungan dunia usaha.
  3. Harus banyak mencari inspirasi dari success story (kisah sukses) para wirausahawan.
  4. Bisnis sifatnya fluktuatif, ada masa naik dan turun. Agar kita bisa tetap menikmati bisnis di tengah situasi yang fluktuatif, maka pilihlah bisnis yang diminati, disukai, menjadi hobi, dan kita memiliki kompetensi di bidang tersebut.

 

Begitu banyaknya pertimbangan lain yang membuat kita akhirnya harus mencari jalan bagaimana mengatur keuangan di masa tua Anda nantinya karena bisa dan tidak bisa Anda memang tetap melakukannya.

Salah satu opsi tambahan sebagi pendukung Anda di Awal Pentingnya Mempersiapkan Dana Pensiun Sejak Muda tanpa menunggu usia di tua nanti. Join saja bersama BNI merupakan Bank pertama yang memperkenalkan tabungan pensiun atau BNI Simponi.

 

BNI Simponi

BNI Simponi

Apa sih BNI Simponi itu? BNI Simponi adalah layanan program pensiun yang diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  (DPLK BNI) sejak tahun 1994 berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun.

BNI Simponi bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat apapun profesinya, baik itu pegawai negeri, pegawai swasta, pegawai BUMN/BUMD, dokter, notaris, konsultan, akuntan, pengacara, arsitek, pedagang, petani, buruh, mahasiswa dan lain-lain yang menginginkan kesejahteraan di masa purna tugas.

Masyarakat tidak usah berkhawatir dengan profesi walaupun nasabah baru yang berpenghasilan terbatas, namun dengan melakukan iuran minimal Rp 50.000 maka nasabah akan mendapatkan pengembangan yang optimal setiap bulannya, selain itu setelah memasuki usia pensiun, nasabah berpeluang untuk mendapatkan manfaat pensiun bulanan seumur hidup, setelah itu akan diteruskan kepada ahli waris (dhi. janda/duda dan sampai dengan anak yang terkecil dengan ketentuan belum berumur 25 tahun/belum menikah/belum bekerja)

Untuk melakukan proses mudah pencairan dananya, nasabah baru bisa membaca terms of codition/ persyaratan yang sesuai pencarian kategori Anda yang dipilih harus dibawa dan di tanyakan saja ke kantor Cabang BNI terdekat:

Syarat dan Ketentuan

Syarat dan Ketentuan

 

Bagaimana kolega bloger?  masihkah ragu belum juga memikirkan masa depan dan pensiun? Saya sarankan Anda mengikuti jejak Langkah Awal Pentingnya Mempersiapkan Dana Pensiun Sejak Muda sekaranglebih cepat lebih baik dengan membuka tabungan BNI Simponi dan informasi lebih lanjut Anda bisa kunjungi website resmi BNI Simponi atau klik http://bit.ly/BNI_Simponi.

Artikel ini berpartisipasi dalam BNI Blogging Competition yang bertema “Langkah Awal Pentingnya mempersiapkan dana pensiun sejak muda”

WALLPAPER2

Source page: BNI Simponi atau di  http://www.bni.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s